BINTANGTENGGARA – Aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi menunjukkan peningkatan signifikan pada periode angkutan Lebaran (Angleb) tahun 2026. Berdasarkan data periode H-7 hingga H-4, jumlah pergerakan pesawat tercatat sebanyak 26 penerbangan selama empat hari.
Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada angkutan Lebaran tahun 2025 yang hanya mencapai 10 penerbangan. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 160 persen pada pergerakan pesawat di Bandara Banyuwangi.
Peningkatan juga terlihat pada jumlah penumpang. Pada periode H-7 hingga H-4 angkutan Lebaran 2026, total penumpang yang tercatat mencapai 1.615 orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang berjumlah 1.093 penumpang. Artinya, terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 48 persen.
Saat ini terdapat dua maskapai yang beroperasi secara rutin setiap hari di Bandara Banyuwangi, yaitu Super Airjet dan Wings Air. Selain penerbangan reguler tersebut, selama periode Lebaran juga tercatat adanya penerbangan charter yang bersifat tidak terjadwal.
Dalam periode empat hari terakhir, telah terdapat dua kali penerbangan charter yang datang dan berangkat dari Bandara Banyuwangi. Penerbangan jenis ini bersifat by request atau berdasarkan permintaan penumpang sehingga jumlahnya tidak dapat diprediksi secara pasti.
Sementara itu, tingkat keterisian penumpang (load factor) pada periode H-7 hingga H-4 tercatat mencapai 81 persen. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara melalui Bandara Banyuwangi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dengan tren peningkatan tersebut, pihak bandara terus melakukan pemantauan dan memastikan operasional penerbangan berjalan dengan aman, lancar, serta tetap mengutamakan pelayanan bagi para penumpang selama periode angkutan Lebaran. (Ddy/Amb)