Bantuan Pangan Non Tunai Disalurkan di Sejumlah Desa di Srono dan Cluring
Bantuan Pangan Non Tunai Disalurkan di Sejumlah Desa di Srono dan Cluring

Bantuan Pangan Non Tunai Disalurkan di Sejumlah Desa di Srono dan Cluring

BINTANGTENGGARA – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali memasuki tahap penyaluran kepada masyarakat penerima di Kabupaten Banyuwangi. Pada gelombang distribusi ini, aktivitas penyerahan bantuan terlihat sibuk di sejumlah desa, di antaranya Desa Wonosobo di Kecamatan Srono, serta Desa Sraten dan Desa Benculuk di Kecamatan Cluring.

Di lokasi penyaluran, antusiasme para penerima bantuan tampak jelas. Pemerintah desa setempat turun langsung untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran perangkat desa serta koordinasi dengan pihak penyalur barang dinilai krusial untuk meminimalisir terjadinya kekeliruan.

Kepala Desa Sraten, H. Arif Rahman Mulyadi, dalam keterangannya menjelaskan secara rinci mengenai bantuan yang disalurkan. Beliau menegaskan bahwa bantuan pangan yang didistribusikan saat ini merupakan alokasi untuk periode dua bulan, yakni Oktober dan November 2025.

“Untuk bantuan pangan ini yang menyalurkan langsung dari petugas Bulog, kami dari Desa hanya turut memastikan kehadiran penerima dan mengawasi bersama tiga pilar,” tandas H. Arif, seraya menyebutkan peran kawasan desa dalam memastikan transparansi.

Lebih lanjut, H. Arif memaparkan data penerima di wilayahnya. Di Desa Sraten saja, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat mencapai 505 kepala keluarga. Setiap penerima memperoleh paket bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng kemasan 4 liter. Komoditas pangan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga penerima di tengah fluktuasi harga.

Penyaluran BPNT yang melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai distributor utama ini diharapkan dapat menjamin kualitas dan ketepatan jumlah komoditas yang diberikan. Model penyaluran seperti ini juga meminimalkan potensi penyimpangan, karena barang disalurkan langsung dari gudang pemerintah kepada masyarakat.

Dengan adanya bantuan sosial ini, diharapkan daya beli masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu, dapat tetap terjaga. Pemerintah desa juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah kooperatif sehingga proses penyaluran dapat berjalan dengan aman dan tertib. Program BPNT ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial dan mengurangi beban hidup masyarakat pra-sejahtera. (Asr/Ddy)

About Bintang Tenggara

Check Also

Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Kecelakaan Beruntun di Depan Pasar Rogojampi

Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Kecelakaan Beruntun di Depan Pasar Rogojampi

BINTANGTENGGARA – Seorang pengendara motor, Gimun (73), warga Dusun Gunungsari, Bangorejo, meninggal dunia setelah terlibat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *