BINTANGTENGGARA – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli rutin di perairan Selat Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengamanan sekaligus pengawasan dalam rangka persiapan proses pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya.
Patroli menggunakan Kapal Polisi RBB tersebut dikendalikan langsung oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H. dengan kekuatan personel Aiptu Erman, Aipda I Nyoman Suma, dan Bripda Luthfan.
Kegiatan diawali dengan patroli rutin di jalur penyeberangan Ketapang–Bali, di mana petugas memberikan imbauan terkait kondisi cuaca serta mengingatkan pengguna jasa laut agar selalu memperhatikan keselamatan berlayar. Setelah itu, patroli dilanjutkan dengan pemantauan wilayah perairan hingga pengecekan area lego jangkar.
Dalam rangkaian patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sekitar Kapal Pioneer 88 berkapasitas GT 2256, yakni kapal crane yang saat ini lego jangkar di Selat Bali sebagai sarana pendukung persiapan pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.
Selain itu, personel Satpolairud juga melakukan pemantauan terhadap titik koordinat buih yang telah ditetapkan sebagai area terbatas, guna mencegah kapal lain melintas di zona operasi.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan mengatakan, Satpolairud berperan sebagai pengawas utama seluruh kegiatan di perairan Selat Bali, termasuk dalam operasi kelautan berskala besar.
Pengawasan dilakukan bersama stakeholder terkait guna memastikan seluruh tahapan persiapan pengangkatan kapal berjalan sesuai prosedur keselamatan pelayaran.
Sebelumnya, pada Kamis malam Jumat (22/01/2026), juga telah dilaksanakan yasinan dan tahlilan di atas Kapal Pioneer 88. Doa bersama itu ditujukan untuk mendoakan para korban KMP Tunu Pratama Jaya sekaligus memohon keselamatan serta kelancaran selama proses pekerjaan berlangsung.
Pengangkatan bangkai kapal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan pergeseran bangkai kapal yang dikhawatirkan dapat mendekati area kabel bawah laut, sehingga berpotensi menimbulkan risiko terhadap infrastruktur vital di wilayah perairan Selat Bali.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Cuaca dilaporkan gerimis dengan kondisi angin dan gelombang kategori sedang.
Satpolairud Polresta Banyuwangi menegaskan patroli dan pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan persiapan dan pengangkatan bangkai kapal selesai dilaksanakan. (Ddy/Asr)