BINTANGTENGGARA – Tim evakuasi menemukan satu jenazah diduga korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Jenazah ditemukan oleh kru kapal Pionir 88 yang sedang melakukan operasi pengangkatan bangkai kapal.
Dirpolairud Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, membenarkan temuan tersebut. “Iya, kami menerima laporan bahwa telah ditemukan satu jenazah,” kata Arman dikutip dari Kabarbaik.
Setelah dievakuasi ke daratan menggunakan kapal, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan untuk proses lebih lanjut. Penanganan identifikasi sepenuhnya diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Tugas Polairud sebatas melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD. Selanjutnya proses identifikasi menjadi kewenangan DVI,” jelas Arman.
Dia menambahkan bahwa selama operasi pengangkatan bangkai kapal, personel Polairud rutin berpatroli untuk mengamankan area. Jika ditemukan jenazah, tim langsung melakukan prosedur evakuasi hingga penyerahan ke rumah sakit.
KMP Tunu Pratama Jaya milik PT Raputra Jaya tenggelam di Selat Bali pada 2 Juli 2025 malam. Kapal tersebut tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Saat kejadian, kapal mengangkut 84 orang, termasuk penumpang dan kru. Dari jumlah itu, 30 orang berhasil selamat, sementara sisanya dinyatakan meninggal dunia atau hilang. Operasi pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan seiring proses pengangkatan bangkai kapal. (Asr)