PWI Banyuwangi Peringati HPN dan 80 Tahun dengan Tasyakuran, Teguhkan Peran Pers di Era Digital
PWI Banyuwangi Peringati HPN dan 80 Tahun dengan Tasyakuran, Teguhkan Peran Pers di Era Digital

PWI Banyuwangi Peringati HPN dan 80 Tahun dengan Tasyakuran, Teguhkan Peran Pers di Era Digital

BINTANGTENGGARA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuwangi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT ke-80 organisasi tersebut dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama di Ruang Publik Gesibu Blambangan.

Kegiatan ini dihadiri segenap pengurus dan anggota PWI Banyuwangi, serta sejumlah perwakilan institusi sipil dan militer diantaranya Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, Kasdim 0825 Mayor Kav Suprapto, Palaksa Lanal Banyuwangi Mayor Mar I Nyoman Suarmika, Sekretaris Dinas Kominfo Rahmawati Setyoardini, dan Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi, menunjukkan sinergi antara insan pers dan pemangku kepentingan daerah.

Ketua PWI Kabupaten Banyuwangi, Budi Wiriyanto, dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan HPN yang berpusat secara nasional di Banten tersebut, di tingkat lokal diisi dengan kegiatan syukuran dan potong tumpeng. Ia kemudian menguraikan tema nasional HPN 2026: “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

“Maknanya adalah pentingnya pers yang profesional, beretika, dan independen (sehat) dalam mendorong kemandirian ekonomi media di era digital serta memperkuat kedaulatan dan persatuan bangsa,” jelas Budi.

Tiga pilar tema tersebut dijabarkannya: pertama, mewujudkan pers yang mampu menyajikan informasi akurat dan bertanggung jawab di tengah disrupsi digital dan hoaks. Kedua, mendorong kemandirian ekonomi media. Ketiga, menegaskan peran pers sebagai perekat sosial dan pengawal demokrasi untuk menciptakan stabilitas bangsa.

Sekretaris Dinas Kominfo Banyuwangi, Rahmawati Setyoardini, yang mewakili Pemerintah Kabupaten, menegaskan peran strategis pers sebagai “jendela dunia” bagi Banyuwangi. “Dikenal luasnya Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional hingga saat ini tidak lepas dari peran insan pers,” ujarnya.

Ia menyatakan keterbukaan pemerintah daerah terhadap kritik dan masukan dari pers sebagai bahan evaluasi, sembari berharap pers terus menyajikan informasi yang faktual, edukatif, dan menginspirasi sebagai penjernih di tengah banjir informasi.

Dukungan serupa disampaikan Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Wasono. Ia menyebut pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga kamtibmas melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

“Mari terus bersinergi menyajikan informasi yang menyejukkan demi terwujudnya Banyuwangi yang aman, damai, dan masyarakat sejahtera,” ajaknya.

Melalui peringatan ini, PWI Banyuwangi tidak hanya merayakan usia organisasi, tetapi juga merefleksikan dan menguatkan komitmen kolektif untuk menjalankan fungsi pers yang sehat, mendorong kemandirian, dan berkontribusi pada ketangguhan bangsa di tengah lanskap media yang terus berubah. (Asr)

About Bintang Tenggara

Check Also

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

BINTANGTENGGARA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *