Ruas Jalan KH Wahid Hasyim Genteng Penjual Takjil Memakan Bahu Jalan

BINTANGTENGGARA – Ruas Jalan KH Wahid Hasyim, Genteng, Banyuwangi, berubah menjadi pusat kuliner dadakan. Namun, semaraknya penjual takjil ini memicu keluhan dari para pengguna jalan lantaran banyak pedagang yang menggunakan bahu jalan bahkan badan jalan untuk berjualan.

Seorang pengemudi, Surya, mengungkapkan rasa kesalnya saat melintas di ruas jalan tersebut. Ia menjelaskan banyak pedagang yang memanfaatkan pinggir jalan sebagai lapak dagangan.

“Fungsi jalan sebenarnya hilang. Jalannya dipakai untuk berjualan, trotoar malah buat duduk-duduk pembeli. Ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas,” keluh Surya dalam sebuah video yang diterima oleh redaksi Bintang Tenggara, Kamis (26/2/2026).

Menurut pantauan, para pedagang takjil mulai menggelar dagangan sejak sore hari. Tenda dan gerobak dagangan terlihat memakan sebagian badan jalan, sementara trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dipenuhi oleh pembeli yang duduk santai menikmati hidangan berbuka.

Surya memahami bahwa bulan Ramadan merupakan momentum bagi masyarakat untuk mencari rezeki tambahan melalui berjualan takjil. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak seharusnya dilakukan di badan jalan karena berpotensi menimbulkan kemacetan panjang dan membahayakan keselamatan pengendara maupun pejalan kaki.

“Ini kan tradisi baik. Tapi kalau sudah mengganggu kepentingan umum dan membahayakan, harusnya ada solusi. Jangan sampai fungsi jalan untuk berlalu lintas jadi hilang,” tegasnya.

Fenomena serupa kerap terjadi setiap tahun di berbagai wilayah Banyuwangi selama Ramadan. Para pengguna jalan berharap agar pihak terkait, seperti Satlantas Polres Banyuwangi atau Satpol PP, dapat melakukan penertiban atau pengaturan agar aktivitas berjualan takjil tidak mengganggu arus lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi serta tanggapan resmi dari aparat setempat terkait keluhan masyarakat mengenai menjamurnya pedagang takjil di bahu Jalan KH Wahid Hasyim Genteng belum ada jawaban. (Asr)

About Bintang Tenggara

Check Also

BUMDes Alasbuluh Integrasikan Usaha Ternak dengan Intervensi Gizi, Jadi Model Pengentasan Kemiskinan

BUMDes Alasbuluh Integrasikan Usaha Ternak dengan Intervensi Gizi, Jadi Model Pengentasan Kemiskinan

BINTANGTENGGARA – Inovasi pengentasan kemiskinan sekaligus penanganan kerentanan gizi lahir dari tingkat desa. Pemerintah Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *