BINTANGTENGGARA – Warga Kecamatan Muncar digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang pelajar SMK kelas XI berinisial MBN (17). Remaja yang menempuh pendidikan di jurusan Teknik Sepeda Motor di salah satu SMK di Banyuwangi itu ditemukan tewas gantung diri di belakang rumah neneknya, Kamis (16/4/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh nenek korban, Katini (55). Saat hendak ke belakang rumah, ia mendapati cucunya sudah dalam keadaan tergantung di pohon waru, berjarak sekitar 10 meter dari rumah. Panik, Katini berteriak meminta pertolongan hingga tiga warga sekitar segera datang ke lokasi.
“Pertama kali diketahui oleh nenek korban, dan langsung berteriak minta tolong. Tiga saksi yang mendengar teriakan itu segera datang ke lokasi,” ujar Kapolsek Muncar, AKP Mujiono.
Menurut keterangan sementara dari pihak keluarga dan lingkungan sekitar, dugaan kuat penyebab korban mengakhiri hidupnya adalah tekanan batin akibat kondisi keluarga yang tengah retak. Kedua orang tua MBN diketahui pisah ranjang dan sedang dalam proses perceraian.
“Korban selama ini dikenal sebagai anak yang pendiam dan tertutup, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya,” tambah AKP Mujiono.
Hasil pemeriksaan kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah MBN kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi menyimpulkan kasus ini sebagai kematian akibat bunuh diri. (Oki/Asr)