Polresta Banyuwangi Diapresiasi Sopir, Tiga Tuntutan Rute Penyeberangan Lembar Menguat
Polresta Banyuwangi Diapresiasi Sopir, Tiga Tuntutan Rute Penyeberangan Lembar Menguat

Polresta Banyuwangi Diapresiasi Sopir, Tiga Tuntutan Rute Penyeberangan Lembar Menguat

BINTANGTENGGARA – Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (Gapiber), Darmawan mengapresiasi kinerja Polresta Banyuwangi dalam upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan raya menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Sejak angkutan lebaran arus balik berlangsung, arus lalulintas di pelabuhan penyebaran ASDP Ketapang meningkat tajam. Aparat kepolisian dan TNI telah bekerja keras di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya angkutan logistik yang menjadi tulang punggung distribusi barang.

“Kami sangat mengapresiasi langkah sigap kepolisian Polresta Banyuwangi yang siang malam mengurai kemacetan, agar kami para sopir angkutan barang ini bisa segera menyebrang. Bahkan, kami juga sering dilayani diberi makanan dan minuman saat mengantre, ” katanya, Minggu (5/4/2026).

Sementara itu, Koordinator Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Slamet Barokah, menegaskan bahwa penanganan kemacetan tidak bisa hanya bergantung pada rekayasa lalu lintas di darat. Ia meminta pemerintah turut hadir dengan memberikan perhatian serius terhadap fasilitas penyeberangan, khususnya di perairan Selat Bali. Menurutnya, peningkatan layanan dan infrastruktur di sektor tersebut menjadi kunci untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang menumpuk di area pelabuhan.

Lebih lanjut, Slamet mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kemacetan adalah dinon-aktifkannya rute penyeberangan dari Ketapang menuju Lembar, Lombok. Kebijakan tersebut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan barang sumbu panjang yang harus antre di jalur penyeberangan Ketapang Banyuwangi.

“Kami mendesak pemerintah agar rute penyeberangan Ketapang–Lembar segera diaktifkan kembali. Langkah ini dinilai penting untuk mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata dan mencegah terjadinya kemacetan panjang yang merugikan para sopir logistik serta menghambat distribusi barang antar wilayah, ” tandasnya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi Wicahyono mengaku jika aksi bagi-bagi nasi bungkus dan minuman sudah kerap dilakukan untuk membantu para sopir yang sedang menunggu antrean di kawasan kantong parkir dermaga Bulusan Kalipuro.

“Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit mengurangi rasa penat para sopir yang menunggu giliran masuk kapal,” tandasnya. (Ddy/Asr)

About Bintang Tenggara

Check Also

Warga Sarongan Diganjar Piagam Penghargaan, Berhasil Gagalkan Penipuan Tokek Emas terhadap WNA Thailand

BINTANGTENGGARA – Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., secara resmi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *