BINTANGTENGGARA– Syamsul Arifin atau yang kerap dipanggil Mas Bono, kembali didapuk memimpin organisasi pers Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banyuwangi, pengukuhan tersebut hasil Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) II di Hotel Santika Banyuwangi.
Dukungan mutlak dan aklamasi dari seluruh anggota pemilik suara yang hadir, menjadikan pria asal Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, ini sah kembali menduduki kursi Ketua IJTI Korda Banyuwangi untuk masa bakti 2025-2028.
“Amanah yang diberikan ini adalah tanggung jawab besar. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan IJTI Banyuwangi sebagai organisasi yang profesional, solid, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Banyuwangi,” ujar Mas Bono, Minggu (6/12/2025).
Muskorda kali ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting pers nasional dan daerah. Turut hadir Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, serta Ketua Bidang Organisasi IJTI yang juga Ketua Komisi Pengaduan Dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Muhamad Jazuli.
Tak ketinggalan, Ketua dan Sekretaris IJTI Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Timur, Ahmad Wilyanto dan Hari Tambayong (Hartam), serta perwakilan pengurus IJTI Korda Tapal Kuda, Nursalim, juga ikut memeriahkan acara.
Tak ketinggalan sejumlah perwakilan organisasi pers juga ikut menjadi saksi. Diantaranya dari PWI dan komunitas Banyuwangi Positive.
Mas Bono beserta jajaran kepengurusan IJTI Korda Banyuwangi periode 2025-2028 dilantik langsung oleh Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan.
Dalam sambutannya, Herik Kurniawan memberikan pesan khusus kepada kepengurusan baru. Ia berharap agar organisasi di bawah nahkoda Mas Bono dapat terus meningkatkan kinerja dan peranannya di masyarakat.
“Kepengurusan baru harus mampu meningkatkan kinerja organisasi dan yang paling penting, terus menjadi penebar virus Jurnalisme Positif,” kata Herik.
“Wartawan televisi harus menjadi garda terdepan dalam membangun peradaban positif di era digital,” imbuhnya.
Selain agenda utama Muskorda II, acara juga dirangkai dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema relevan: “Membangun Peradaban Positif di Era Digital: Memahami Kinerja dan Etika Jurnalisme Profesional”. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh anggota IJTI Banyuwangi dalam menjalankan tugas jurnalistik di era serba digital. (*)