Makan Nasi Tempong Bareng Warga, The Dudas -1 Kebanjiran Julukan “Dilan & Ancika”

BINTANGTENGGARA – Kehadiran geng motor The Dudas -1 di Banyuwangi tak hanya memanjakan mata pemirsa dengan aksi riding, tetapi juga melahirkan momen-momen spontan yang hangat. Mulai dari menyantap sambal pedas Nasi Tempong Mbok Nah hingga disapa “Dilan dan Ancika” di Air Terjun Jagir, para artis ibu kota itu seolah melebur dengan masyarakat setempat.

Cuaca panas Sabtu (11/4/2026) tak menyurutkan selera Raffi Ahmad dkk. Titik kulinernya adalah Nasi Tempong Mbok Nah yang terkenal dengan sambal segar nan pedasnya. Di warung sederhana itu, nuansa keakraban tercipta. Raffi tak segan mengajak warga yang datang untuk makan bersama.

“Bagaimana teman-teman, enak teman-teman?” tanya Raffi kepada Gading, Desta, dan Ariel. Kompak mereka menjawab “Mantap!” disertai tawa riuh. Warga yang ikut menyantap hidangan pun tak ketinggalan mengabadikan momen *blusukan* kuliner The Dudas Minus One tersebut.

Keesokan harinya, petualangan berlanjut ke Air Terjun Jagir. Namun, bukan panorama alamnya yang paling heboh, melainkan sambutan pengunjung. Saat Ariel dan Niken Anjani melintas, terdengar teriakan “Dilan! Ancika!”—julukan yang melekat dari film *Dilan 1990* dan *Ancika: Dia yang Bersamaku 1995*. Interaksi spontan ini sontak membuat rombongan tertawa dan suasana syuting terasa lebih hidup.

“Riding-nya asik, tapi yang paling berkesan itu sambal Mbok Nah dan dipanggil Ancika sama anak-anak di sini,” celetuk salah satu rombongan yang dibenarkan oleh Niken dengan senyum malu.

Petualangan ditutup dengan riding melintasi hutan De Djawatan. Meski hanya dua hari, The Dudas -1 meninggalkan kesan mendalam. Bukan hanya karena status selebritas, tetapi karena cara mereka menyapa pedagang, makan lesehan bersama warga, dan menerima julukan khas Banyuwangi dengan rendah hati.

About Bintang Tenggara

Check Also

PNM Hadirkan Program Ayam Petelur bagi Warga Banyuwangi Perkuat Ketahanan Pangan

BINTANGTENGGARA – Di Dusun Sumberbulu Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, kini tak lagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *