BINTANGTENGGARA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Timur menjelang akhir pekan ini. Empat kabupaten diminta waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi terjadi pada Jumat (17/4/2026).
Peringatan dini tersebut disampaikan melalui rilis resmi Stasiun Meteorologi BMKG Juanda yang dipublikasikan pada pukul 08.27 WIB. Dalam pemetaan terbarunya, BMKG menetapkan empat daerah dalam status Waspada.
Keempat daerah yang terdampak dan masuk kategori waspada meliputi Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sejak pagi hari.
“Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di keempat wilayah tersebut pada Jumat siang hingga sore hari,” demikian bunyi rilis resmi BMKG yang diterima awak media.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipicu oleh dinamika atmosfer di sekitar wilayah Jawa Timur yang menunjukkan peningkatan massa uap air. Hal ini berpotensi membentuk awan hujan yang cukup tebal, terutama pada siang hingga menjelang sore hari.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Beberapa potensi risiko yang perlu diantisipasi antara lain jalanan licin yang dapat membahayakan pengendara, penurunan jarak pandang akibat guyuran hujan deras, serta potensi genangan air skala lokal di wilayah dengan drainase yang kurang baik.
“Kami mengimbau warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. Hindari aktivitas di area rawan longsor atau banjir bandang jika hujan berlangsung lebih dari satu jam dengan intensitas tinggi,” tambah pernyataan dalam rilis tersebut.
BMKG juga merekomendasikan kepada para nelayan dan petani di keempat kabupaten tersebut untuk menyesuaikan jadwal aktivitas mereka dengan kondisi cuaca. Sementara itu, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat diminta lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem penerangan dan wiper.
Peringatan dini ini berlaku secara spesifik untuk wilayah Probolinggo, Situbondo, Magetan, dan Ngawi pada Jumat (17/4/2026). Masyarakat di kabupaten/kota lain di Jawa Timur tetap diminta waspada karena potensi cuaca ekstrem dapat berubah sewaktu-waktu. BMKG mengingatkan bahwa informasi ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer terkini. (Asr)