Masih 320 Visa Petugas Haji Belum Terbit, Kemenhaj: Kendalanya di Saudi

BINTANGTENGGARA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat 320 visa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tingkat nasional yang belum terbit. Pemerintah pun terus menggencarkan koordinasi dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sampai tadi malam, masih ada 320 visa petugas (PPIH) yang belum keluar dan itu di luar kendali Indonesia. Kendalanya ada di Saudi,” ujar Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf di Surabaya, Jumat (17/4/2026).

Irfan menjelaskan bahwa penerbitan visa haji merupakan kewenangan penuh otoritas Arab Saudi. Pemerintah Indonesia, kata dia, tidak dapat memaksakan proses percepatan karena menyangkut kebijakan administratif negara setempat.

“Yang bisa dilakukan sekarang terus melakukan koordinasi dengan pihak Arab Saudi. Kami sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Haji Saudi, mudah-mudahan segera ditangani,” imbuh pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut.

Kendala serupa juga dialami oleh petugas haji yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH). Sebanyak 40 visa untuk petugas liputan haji sempat dibatalkan sepihak oleh otoritas Arab Saudi.

Pembatalan tersebut terjadi akibat adanya permintaan dari Kementerian Informasi Arab Saudi untuk memverifikasi ulang setiap dokumen permohonan visa haji yang telah diajukan. Namun, Gus Irfan memastikan bahwa masalah tersebut sudah selesai.

“Alhamdulillah dengan komunikasi yang baik, tadi malam visa MCH sudah bisa keluar lagi di sana. Banyak hal yang membuat kita harus menyesuaikan,” jelasnya.

Di tengah kendala visa petugas, Menhaj menyampaikan kabar baik bahwa visa seluruh jemaah haji Indonesia telah terbit seratus persen. Sebanyak 221.000 visa jemaah sudah keluar sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah ini berkat kerja keras semua tim. Mulai dari kabupaten, kota, provinsi, hingga pusat. Saya tahu persis mereka bekerja 24 jam memproses paspor-paspor sampai keluar visa,” ujar Gus Irfan.

Pemerintah berharap tidak ada lagi hambatan berarti menjelang puncak keberangkatan jemaah haji. Meskipun masih ada kendala pada visa petugas, koordinasi intensif terus dilakukan agar seluruh petugas PPIH dapat segera bertugas di Tanah Suci.

“Ini di luar kewenangan kami, tetapi kami tidak akan berhenti berkomunikasi hingga semua selesai,” pungkasnya. (Asr)

About Bintang Tenggara

Check Also

Pelajar SMK di Muncar Ditemukan Tewas Gantung Diri

BINTANGTENGGARA – Warga Kecamatan Muncar digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang pelajar SMK kelas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *