Polsek Asembangus amankan truk hasil aksi kejahatan didaerah Muncar Banyuwangi. (Foto. ZAINI ZAIN)

Polsek Asembagus Berhasil Temukan Truk Milik Warga Muncar yang Dicuri

Radiobintangtenggara.com, SITUBONDO – Teknologi Global Positioning System (GPS) ternyata membantu menghentikan aksi pelaku kejahatan pencurian mobil.

Polsek Asembagus mengamankan sebuah truk, yang dibawa kabur pelaku kejahatan dari Kecamatan Muncar Banyuwangi. Polisi berhasil melacak keberadaan truk tersebut melalui dari data GPS.

Kapolsek Asembagus AKP Sugiyono mengatakan, Polsek Muncar meminta bantuan Polsek Asembagus mengamankan truk, yang dititipkan pelaku di rumah salah seorang warga di daerah Kampung Timur Sawah, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus.

“Sayangnya, pelaku yang menitipkan truk belum diketahui identitasnya karena langsung kabur,” katanya.

Baca Juga. DPRD SItubondo Kecewa, Perusda Banongan Dibuat PHP

Menurutnya, Sugiyono, kemungkinan pelakunya sudah sadar jika aksinya terpantau polisi melalui GPS. Konon truk warna hijau itu dilaporkan dibawa kabur seseorang ke Mapolsek Muncar 5 Oktober  lalu.

Ia menambahkan, aksi penipuan itu sepertinya sudah direncanakan dengan matang. Guna mengelabui pengejaran polisi, pelaku telah mengganti plat nomor truk L-8463-UU menjadi DK-9589-AM.

“Beruntung, truk dilengkapi pengamanan GPS, sehingga masih bisa terlacak meski plat nomornya diganti,” ujarnya.

Baca Juga. Api dari Tumpukan Kayu, Hanguskan Satu Unit Traktor

Lebih jauh, Sugiyono, menenrangkan dirinya hanya dimintai bantuan Polsek Muncar mengamankan truk, karena dari data GPS berada di Asembagus.

Ia mengaku belum mengetahui detail kasusnya. Namun Polsek Muncar menyebut truk tersebut milik korban penipuan.

ZAIN ZAIN

About Fareh Hariyanto

Check Also

Petugas melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Lebuk, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. (Foto. Wahyu Setiabudi For RBT)

Operasi SAR Nelayan Tenggelam di Perairan Lebuk Memasuki Hari Kedua, Tim Gabungan Terus Maksimalkan Pencarian

Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam di perairan Lebuk, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, terus dilanjutkan hingga hari kedua, Jumat 30 Mei 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *