Sejumlah siswa baru jalani tes urine di aula SMAN 1 Giri pada hari pertama sekolah.

Siswa Baru SMAN 1 Giri Jalani Tes Urine, Ada Apa?

Banyuwangi – Hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7), SMA Negeri 1 Giri  memberlakukan tes urine bagi siswa barunya. Para siswa baru tersebut diminta melakukan tes narkoba di hadapan orang tua yang mengantarkannya.

Menurut Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, SMA Negeri 1 Giri, Siti Nurjannah, tes urine ini bertujuan agar sekolah bebas narkoba. “Tes urine ini memang sengaja kami lakukan. Tujuannya untuk memastikan anak-anak tidak ada yang mengkonsumsi narkoba. Tak hanya siswa, guru dan karyawan sekolah pun diwajibkan ikut tes. Dengan begitu, sekolah ini bebas dari narkoba,” kata Siti Nurjannah usai dilakukan test urine. ‎

Tes urine tersebut dimulai saat seluruh siswa baru telah datang. Mereka yang datang dengan didampingi wali murid masing-masing dikumpulkan di aula. Selanjutnya, sebelum dilakukan pembagian kelas kepada masing-masing siswa, sekolah memberi arahan kepada mereka tentang program-program sekolah.

Selanjutnya kepala sekolah meminta masing-masing wali murid untuk memberi persetujuan dilakukan tes urine kepada anak-anaknya. Terdapat 300 siswa baru yang mengikuti tes urine tersebut. Tes urine dilakukan oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Pemkab Banyuwangi di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

“Alhamdulillah, hasilnya negatif semua. Tak satu pun warga kami yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. Dari hasil yang didapat ini, wali murid makin yakin dan tenang untuk mempercayakan putra-putrinya kepada kami,” kata Siti.

Siti mengaku secara bertahap akan melakukan tes serupa bagi para siswa lainnya. Bagi siswa yang terindikadi lanjut dia, akan dilakukan pembinaan.

“Apabila pasca tes ditemukan ada siswa terindikasi mengkonsumsi narkoba, kami akan melakukan pembinaan. Kami hanya ingin menjaga dan melindungi siswa kami dari bahaya narkoba,” pungkas Siti.

Rizki Restiawan

About Rima Indah

Check Also

Diduga Konsleting Listrik, Sebuah Rumah Warga Singojuruh Terbakar

Di kabarkan oleh relawan Pusdalops BPBD Singojuruh pagi ini sedang melakukan bersih-bersih rumah warga yang mengalami bencana kemarin (18/06) yaitu kebakaran dapur rumah. Info yang didapatkan dari anggota Pusdalops BPBD setempat, dugaan awal kebakaran rumah diakibatkan adanya Konsleting Listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *