Purwanto sedang memperbaiki AC

Udara Dingin, Pendapatan Jasa Servis AC di Banyuwangi Juga Ikut Dingin

Gambiran – Cuaca yang tak menentu dan udara dingin yang melanda Banyuwangi akhir – akhir ini ternyata membawa dampak bagi usaha jasa servis Air Conditioner (AC) yang ada di Kecamatan Gambiran.

Adalah Purwanto, 50, warga Dusun Jatisari, RT 03 RW 02, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran. Dia mengaku pendapatan dari jasa servis AC cenderung menurun, bahkan sampai 50 persen. Jika biasanya dalam sehari dirinya mampu menyervis empat hingga lima AC, di musim yang tak menentu dan udara dingin yang dirasakan masyarakat  saat ini Purwanto hanya dapat menyervis dua hingga tiga AC saja.

Penurunan tersebut terjadi lantaran pengaruh udara yang dingin. Kata Purwanto, masyarakat jika sedang merasakan udara dingin, maka intensitas penggunaan AC menjadi sangat jarang. Namun sebaliknya, jika udara panas atau normal penggunaan AC menjadi lebih sering.

“Musim kemarau banyak yang membetulkan AC karena memang udara panas, jadi banyak warga ingin ruangannya menjadi dingin,” ungkapnya.

Biaya jasa servis yang dipatok Purwanto untuk standar cleaning adalah Rp50 ribu. Namun jika AC yang diperbaiki mengalami kerusakan yang agak berat dan membutuhkan perbaikan ekstra seperti penggantian sparepart, maka biayanya bisa menjadi lebih mahal. Sebab sparepart yang digunakan, lanjut Purwanto dibeli dari luar kota, seperti Jember dan Surabaya. Itupun harus pesan terlebih dahulu.

Pelanggan yang memanfaatkan jasanya tersebut tersebar dibeberapa wilayah, mulai dari Kalibaru, Genteng, Gambiran, Pesanggaran hingga Banyuwangi kota sudah menaruh kepercayaan kepadanya.

Meskipun pelanggan sedang sepi, Purwanto tetap optimis dan bersyukur, sebab apa yang diperoleh adalah rejeki yang sudah diberikan Tuhan kepadanya, “Semoga besok bisa ramai lagi,” pungkasnya.

Rizki Restiawan

About Rima Indah

Check Also

Ketahuan Warga Curi Buah Naga, Pelaku Panik Motor di Tinggal Pencuri Kabur

Pencurian puluhan buah naga terjadi di wilayah Desa Kedunggebang dan Sumberkepuh, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi Jumat (21/6/2024). Pak Mistun warga setempat menyampaikan, bahwa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB warga sempat mengejar pelaku yang menggunakan sepeda motor disertai tobos di wilayah Sumberkepuh.

One comment

  1. Semoga usahanya tetap lancar ya bos,dapat berkembang dalam berbagai keadaan.Apalagi dalam kondisi pandemi corona ini .Semoga dapat menentukan langkah-langkah jitu serta kreatif untuk kelanjutan usahanya bos .Dapat memanfaatkan kesempatan dan peluang yg ada sekecil apapun.Apabila ingin mencoba mempromosikan usaha dan menaikan omzet Anda ,silahkan klik Jasa Sebar Iklan Massal Murah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *