Taman Nasional Alas Purwo Tutup Dua Hari Saat Idulfitri 1447 H
Taman Nasional Alas Purwo Tutup Dua Hari Saat Idulfitri 1447 H

Taman Nasional Alas Purwo Tutup Dua Hari Saat Idulfitri 1447 H

BINTANGTENGGARA – Kunjungan wisata ke kawasan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi dipastikan ditutup sementara selama dua hari pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk penghormatan terhadap hari besar umat Islam, sekaligus upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Kepala Balai Taman Nasional Alas Purwo, Probo Wresni Adji, menjelaskan bahwa penutupan akan dilakukan pada H-1 Idulfitri dan tepat pada hari pertama Lebaran 2026. Jika mengacu pada perkiraan kalender, kawasan konservasi tersebut tidak akan melayani kunjungan wisatawan selama dua hari berturut-turut pada Maret 2026.

“Penutupan sementara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perayaan Hari Raya Idulfitri serta komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian kawasan konservasi,” kata Probo, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, periode libur panjang seperti Lebaran biasanya diiringi lonjakan jumlah wisatawan yang datang ke kawasan taman nasional. Setelah masa kunjungan tinggi tersebut, kawasan konservasi memerlukan waktu jeda untuk proses pemulihan lingkungan.

Probo menambahkan, selain menghormati momentum hari raya, penutupan sementara ini juga menjadi bagian dari pola pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan. Balai taman nasional secara berkala memang menjadwalkan waktu-waktu tertentu untuk menutup akses kunjungan publik.

Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat melakukan berbagai kegiatan pemeliharaan kawasan, seperti pembersihan lingkungan, perbaikan sarana prasarana, hingga pemulihan ekosistem yang tidak memungkinkan dilakukan saat kawasan dipadati pengunjung.

“Selain pada momentum Hari Raya Idulfitri, kebijakan penutupan kunjungan wisata alam juga akan diterapkan pada waktu-waktu tertentu, misalnya setelah puncak kunjungan wisata untuk kegiatan pemulihan dan pembersihan kawasan. Bahkan secara rutin dua kali dalam sebulan kawasan kami tutup untuk kegiatan kebersihan,” jelasnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Banyuwangi, Taman Nasional Alas Purwo dikenal memiliki kekayaan lanskap yang beragam, mulai dari savana luas, hutan pantai, hingga gua-gua alami yang sarat cerita dan mitos. Kawasan ini juga berperan penting secara ekologis sebagai habitat berbagai satwa liar serta penyangga keseimbangan lingkungan.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan, pihak balai akan segera menerbitkan Surat Keputusan Kepala Balai yang menjadi dasar pelaksanaan penutupan sementara kawasan wisata.

Pengelola juga mengimbau masyarakat dan calon wisatawan yang berencana menghabiskan libur Lebaran di Alas Purwo agar menyesuaikan jadwal kunjungan. Informasi terbaru mengenai operasional kawasan dapat diakses melalui kanal resmi taman nasional.

“Dengan adanya penutupan ini, kami berharap kawasan tetap kondusif, ekosistem terjaga, dan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan khusyuk. Setelah itu, kami siap menyambut kembali wisatawan dengan kawasan yang lebih bersih dan nyaman,” pungkas Probo. (Asr)

About Bintang Tenggara

Check Also

PNM Hadirkan Program Ayam Petelur bagi Warga Banyuwangi Perkuat Ketahanan Pangan

BINTANGTENGGARA – Di Dusun Sumberbulu Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, kini tak lagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *