Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana, sedang mengidentifikasi kendaraan korban

Begini Kata Kapolsek Gambiran Mengenai Kecelakaan yang Telan Dua Korban Jiwa

Radiobintangtenggara.com, GAMBIRAN – Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana mengatakan, insiden kecelakaan yang terjadi di jalan raya Diponegoro Gambiran yang menyebabkan dua korban meninggal dunia, diduga karena kurangnya kewaspadaan dalam berkendara.

Ketut menjelaskan, hal itu dapat dianalisis dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas dan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Menurut Ketut, bagi pengguna jalan raya agar bisa mengurangi kecepatan dan tidak kebut-kebutan saat melintas di jalan menikung. Sebab tikungan merupakan lokasi yang membahayakan karena sering menimbulkan kecelakaan.

“Tikungan itu salah satu lokasi yang membahayakan bagi para pengendara. Oleh sebab itu konsentrasi dan waspada adalah cara meminimalisir kecelakaan di jalan raya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pada Kamis (27/7) sekira pukul 02.30 WIB, sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja 250 warna merah nopol DK 8447 EK, mengalami kecelakaan yang menyebabkan dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban atas nama Ervan Savendi (21) warga Dusun Gumukrejo, RT 04 RW 02, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo dan Nuriyadi (40) asal Dusun Gumukrejo, RT 03 RW 02, Desa/ Kecamatan Purwoharjo,” jelas Ketut.

Korban yang saat itu melaju dari arah Genteng berniat mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun nahas, saat akan mendahului mendadak kendaraan oleng dan korban tidak bisa menguasi laju kendaraannya.

Seketika itu korban langsung kehilangan kendali dan menabrak pagar depan rumah warga. Hingga akhirnya korban terjatuh dan terperosok ke saluran drainase.

Rizki Restiawan

About Rima Indah

Check Also

Ketahuan Warga Curi Buah Naga, Pelaku Panik Motor di Tinggal Pencuri Kabur

Pencurian puluhan buah naga terjadi di wilayah Desa Kedunggebang dan Sumberkepuh, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi Jumat (21/6/2024). Pak Mistun warga setempat menyampaikan, bahwa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB warga sempat mengejar pelaku yang menggunakan sepeda motor disertai tobos di wilayah Sumberkepuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *