Titik api yang terbakar di kawasan lereng Gunung Ijen, Selasa (1/8) pagi. Foto (ARIF)

Delapan Titik Panas Terdeteksi, BPBD Banyuwangi : Indikasi Kebakaran Hutan

Radiobintangtenggara.com, BANYUWANGI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Jawa Timur, mendeteksi ada delapan titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan di wilayah Banyuwangi.

“Ada delapan titik panas yang terdeteksi oleh kami,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muhharam, kepada Radiobintangtenggara.com, Selasa (1/8).

Menurut Eka, delapan titik panas itu terbagi dua. Satu titik terdeteksi di wilayah Kecamatan Glenmore dan tujuh titik panas lainnya berada di kawasan Kecamatan Wongsorejo tepatnya di kawasan pegunungan Merapi Ungkup.

Namun, kata Eka belum diketahui persis apa penyebab kebakaran dan berapa luas lahan yang terbakar, karena saat ini petugas gabungan dari BPBD Banyuwangi, Polisi Hutan dan petugas Perhutani sedang menuju lokasi.

“Beberapa titik panas itu tersebar di petak 14 Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Wilayah Banyuwangi Utara,” jelasnya.

Eka menambahkan, berdasarkan pemantauan dari citra satelit, delapan titik panas di dua wilayah itu, masih jauh dari permukiman warga. Akan tetapi, petugas gabungan tetap melakukan pemadaman. Sebab jika dibiarkan akan bertambah meluas, mengingat musim kemarau masih cukup lama.

Selain itu, lanjut Eka, kawasan pegunungan Merapi Ungkup didominasi tumbuhan ilalang dan akasi yang mudah terbakar. Sehingga jika dibiarkan cukup berbahaya.

Untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan, BPBD Banyuwangi akan memasang spanduk peringatan kebakaran hutan. Di sejumlah titik yang rawan terjadi kebakaran hutan di wilayah Banyuwangi.

“Kami akan memasang spanduk dan papan peringatan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Hermawan

About Rima Indah

Check Also

Jelang Puncak Haji, Koodinator Lansia Lakukan Koordinasi Dengan Petugas Kloter SUB-58

Jelang puncak haji, koodinator lansia sektor 10 Dendy W melakukan koordinasi dengan Petugas Kloter SUB-58 dan visitasi Jamaah Haji yang di usulkan safari wukuf, Kamis (13/06/2024) yang diusulkan petugas kloter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *