Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang. (Foto. Istimewa)

Pasca Erupsi Semeru, Wilayah Lumajang Kembali Normal

Radiobintangtenggara.com, LUMAJANG –  Kondisi Lumajang pasca adanya gugura lava di puncak Semeru sudah mulai normal.Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang menyampaikan kondisi terkini status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, masih tetap di level dua waspada.

Menurut Wawan perkembangan Semeru memang fluktuatif dan masih berpotensi menyemburkan awan panas. Pihak BPBD Kabupaten Lumajang terus memantau empat daerah aliran Sungai yang berhulu diwilayah Gunung Semeru.

Rencananya Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) dijadwalkan memeriksa kondisi warga terdampak erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, hari ini.  “Risma akan bertolak ke Gunung Semeru langsung setelah sebelumnya berada di Jember,” katanya saat mengudara di FM 95,6 Bintang Tenggara. Senin, (18/01).

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam radius satu kilometer dan wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif, yang merupakan kawah aktif Gunung Semeru sebagai jalur luncuran awan panas.

Selain itu, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi guguran awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Pihaknya tetap mengingatkan kepada masyarakat tidak melakukan aktifitas sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan – tenggara serta mewaspadai potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar.

“Kami akan terus pantau perkembangan ini,” ujarnya.

Berdasarkan data dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru 18 Januari 2021 pukul 00.00 – 06.00 WIB, secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan tertutup kabut. Gunung Semeru mengalami 11 kali letusan, 5 kali guguran, 6 kali hembusan dan 4 kali tremor harmonik.

Fareh Hariyanto

About Fareh Hariyanto

Check Also

Diduga Konsleting Listrik, Sebuah Rumah Warga Singojuruh Terbakar

Di kabarkan oleh relawan Pusdalops BPBD Singojuruh pagi ini sedang melakukan bersih-bersih rumah warga yang mengalami bencana kemarin (18/06) yaitu kebakaran dapur rumah. Info yang didapatkan dari anggota Pusdalops BPBD setempat, dugaan awal kebakaran rumah diakibatkan adanya Konsleting Listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *